PBB Terancam Bangkrut, Dana Operasional Bisa Habis Pada Juli 2026

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menghadapi tekanan keuangan serius akibat menurunnya arus dana operasional. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres memperingatkan bahwa kas organisasi berpotensi habis pada Juli 2026 jika keterlambatan pembayaran iuran oleh negara anggota terus berlanjut.

Peringatan tersebut disampaikan Guterres melalui surat resmi kepada seluruh negara anggota PBB. Dalam surat itu, ia menegaskan bahwa kondisi keuangan PBB saat ini berada dalam situasi rentan dan memerlukan perhatian segera dari para kontributor.

Krisis ini dipicu oleh tunggakan iuran wajib yang terus meningkat. Berdasarkan data internal PBB, total tunggakan iuran negara anggota telah mencapai lebih dari 1,5 miliar dolar AS. Iuran tersebut merupakan sumber utama pendanaan anggaran rutin PBB, termasuk untuk kegiatan administratif, program pembangunan, serta koordinasi misi internasional.

Sejumlah negara penyumbang utama dilaporkan belum melunasi kewajiban pembayaran tepat waktu. Akibatnya, PBB menghadapi keterbatasan likuiditas yang dapat menghambat pelaksanaan anggaran tahun 2026 secara penuh.

PBB menegaskan bahwa keberlanjutan operasional organisasi sangat bergantung pada kepatuhan negara anggota dalam memenuhi kewajiban iuran. Organisasi internasional tersebut meminta negara anggota segera menyelesaikan pembayaran guna menjaga stabilitas keuangan dan kelangsungan fungsi PBB.

#PBB #UnitedNations #beritaterkini #infoviral #ar_wow

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.