Pemerintah Suriah melalui Bank Sentral resmi memperkenalkan seri uang kertas baru yang mulai diedarkan pada awal 2026. Dalam desain terbaru ini, gambar wajah tokoh politik yang sebelumnya muncul pada mata uang Suriah dihapus sepenuhnya dan digantikan dengan ilustrasi hasil pertanian serta unsur alam.
Langkah tersebut menandai perubahan signifikan dalam tampilan mata uang nasional Suriah. Jika sebelumnya uang kertas menampilkan figur politik dan simbol negara, kini desain difokuskan pada elemen ekonomi riil seperti gandum, zaitun, dan tanaman khas Suriah yang merepresentasikan sektor pertanian.
Bank Sentral Suriah menyatakan bahwa perubahan desain ini bertujuan menampilkan identitas yang lebih netral dan inklusif. Pertanian dipilih karena menjadi salah satu sektor utama yang menopang kehidupan masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih terdampak konflik berkepanjangan dan tekanan eksternal.
Selain perubahan visual, pemerintah juga menerapkan kebijakan redenominasi dengan mengurangi angka nol pada mata uang. Kebijakan ini dilakukan untuk menyederhanakan transaksi sehari-hari, memudahkan pencatatan keuangan, serta meningkatkan efisiensi sistem pembayaran domestik.
Dalam masa transisi, uang kertas lama masih tetap berlaku dan dapat digunakan bersamaan dengan seri baru. Pemerintah memberikan waktu kepada masyarakat dan pelaku usaha untuk menyesuaikan diri dengan nilai dan tampilan mata uang yang baru.
Kebijakan penerbitan uang kertas baru ini menjadi bagian dari upaya stabilisasi ekonomi yang terus dilakukan otoritas Suriah. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat memperkuat kepercayaan publik, mendukung aktivitas ekonomi, serta mencerminkan fokus pada sektor produktif sebagai fondasi pemulihan jangka panjang.
#Suriah #UangKertas #beritaterkini #infoviral #ar_wow



