Nama Timothy Ronald, seorang influencer keuangan, kini menjadi sorotan publik setelah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Laporan ini terkait dugaan penipuan investasi trading mata uang kripto dan diajukan oleh sejumlah anggota Akademi Crypto, komunitas pembelajaran kripto yang didirikan Timothy bersama rekannya, Kalimasada.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto, membenarkan laporan tersebut oleh pelapor berinisial Y. Menurutnya, pihak kepolisian masih dalam proses penyelidikan dan akan memanggil pelapor secara langsung untuk menganalisis bukti-bukti yang berkaitan dengan dugaan penipuan.
Dalam laporan tersebut, Timothy Ronald dan rekannya diduga mengajak korban berinvestasi pada beberapa aset kripto dengan janji keuntungan tinggi. Namun dana yang ditanamkan korban tidak sesuai harapan dan menimbulkan kerugian.
Beberapa korban yang tergabung dalam Akademi Crypto mengaku mengikuti tawaran trading dengan janji keuntungan cepat. Nilai aset kripto yang dibeli korban justru mengalami penurunan signifikan sehingga menimbulkan kerugian besar.
Hingga saat ini, proses penyelidikan masih berjalan dan pihak kepolisian belum menetapkan tersangka. Kasus ini terus menjadi perhatian publik, terutama karena melibatkan influencer dengan jumlah pengikut yang besar di media sosial.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap pendalaman bukti dan kronologi. Masyarakat diimbau untuk mengikuti perkembangan resmi dari pihak berwenang dan berhati-hati terhadap tawaran investasi yang terdengar terlalu menggiurkan.
#Kripto #TimothyRonald #BeritaTerkini #infoviral #ar_wow



