Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyampaikan bahwa ia menerima laporan awal terkait dugaan hilangnya sekitar 80 ton bantuan logistik yang dikirim ke wilayah tengah Aceh, termasuk Kabupaten Bener Meriah. Gubernur menegaskan bahwa informasi tersebut masih bersifat awal dan memerlukan pengecekan langsung di lapangan. Pemerintah Aceh akan berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk memverifikasi laporan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah memberikan klarifikasi bahwa seluruh bantuan yang masuk ke gudang daerah tercatat dalam data resmi. Berdasarkan pencatatan sementara, pihak kabupaten belum menemukan adanya kehilangan bantuan. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas laporan yang diterima gubernur Aceh.
Beberapa kelompok masyarakat sipil di Aceh menyoroti pentingnya proses verifikasi yang transparan agar distribusi bantuan dapat dipastikan tepat sasaran. Pemerintah daerah menegaskan bahwa semua langkah pengecekan dilakukan sesuai prosedur, mulai dari pengiriman, penerimaan, hingga penyimpanan logistik di gudang.
Hingga saat ini, proses pengecekan distribusi bantuan masih berlangsung. Aparat dan pemerintah daerah sedang menelusuri alur bantuan untuk memastikan ketepatan data. Dugaan hilangnya bantuan ini masih berada pada tahap verifikasi, dan hasil pemeriksaan resmi masih menunggu pengumuman pemerintah Aceh.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi sebelum menarik kesimpulan terkait kabar hilangnya bantuan. Semua pihak diharapkan bersabar hingga proses pengecekan selesai dan hasilnya dapat dipublikasikan secara transparan.
#Aceh #BenerMeriah #BeritaTerkini #infoterkini #beritaviral #infoviral #informasi #ar_wow



