PBB Desak Pemerintah Indonesia Selidiki Dugaan Pelanggaran HAM Dalam Aksi Demo

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia (OHCHR) mendesak pemerintah Indonesia melakukan penyelidikan menyeluruh atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam aksi demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah. Desakan ini disampaikan setelah muncul laporan mengenai korban tewas, luka-luka, serta penahanan besar-besaran.

Juru bicara OHCHR, Ravina Shamdasani, menegaskan bahwa aparat keamanan harus mematuhi standar internasional dalam menangani aksi massa. Ia menekankan bahwa penggunaan kekuatan tidak boleh berlebihan dan harus dilakukan secara proporsional. PBB juga mengingatkan pentingnya menjamin kebebasan berpendapat serta hak berkumpul secara damai, yang merupakan hak dasar setiap warga negara.

Menurut Shamdasani, investigasi independen sangat dibutuhkan untuk memastikan kebenaran laporan yang beredar. PBB menilai langkah ini akan menjadi kunci untuk mengungkap fakta di lapangan sekaligus memastikan akuntabilitas terhadap pihak-pihak yang terbukti melanggar.

Desakan PBB ini muncul setelah gelombang protes besar berlangsung sejak akhir Agustus 2025. Aksi tersebut dipicu oleh kebijakan tunjangan perumahan anggota DPR yang menuai kritik publik, serta kasus kematian seorang pengemudi ojek online dalam demonstrasi di Jakarta. Situasi tersebut menarik perhatian internasional, termasuk lembaga-lembaga HAM dunia.

Dengan sorotan global yang semakin kuat, PBB menegaskan kembali bahwa Indonesia sebagai negara anggota memiliki kewajiban untuk menjaga dan melindungi hak asasi manusia. Tindak lanjut dari pemerintah terhadap desakan ini akan menjadi perhatian masyarakat internasional dalam beberapa waktu ke depan.

#PBB #HAM #Indonesia #BeritaTerkini #infoterkini #beritaviral #infoviral #informasi #ar_wow

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.