Insiden penembakan gas air mata terjadi di kawasan kampus Universitas Islam Bandung (UNISBA) dan Universitas Pasundan (UNPAS) pada malam, Senin (1/9/2025) hingga Selasa dini hari (2/9/2025). Aparat gabungan melakukan penyisiran dan menembakkan gas air mata ke area sekitar kampus, menyebabkan mahasiswa dan petugas kampus menjadi korban.
Menurut laporan sejumlah media, terdapat sedikitnya 48 tembakan gas air mata yang dilepaskan. Dampak insiden ini tidak hanya dirasakan mahasiswa, tetapi juga petugas keamanan dan relawan yang berada di dalam kampus. Beberapa orang mengalami sesak napas hingga pingsan, sehingga harus dievakuasi ke rumah sakit.
Situasi semakin memanas ketika posko medis yang berada di dalam kampus ikut terkena imbas gas air mata. Kondisi ini membuat evakuasi korban dilakukan dalam keadaan mendesak. Foto dan video kejadian kemudian menyebar di media sosial dan menjadi perhatian publik secara luas.
Polda Jawa Barat memberikan keterangan bahwa tindakan aparat dilakukan karena adanya serangan bom molotov dari oknum di sekitar lokasi. Polisi menegaskan penggunaan gas air mata dilakukan di jalan raya, bukan diarahkan ke dalam kampus. Hingga kini, klarifikasi resmi dari pihak kampus masih ditunggu terkait kondisi terbaru mahasiswa maupun staf yang terdampak.
Peristiwa ini memicu reaksi beragam dari masyarakat dan organisasi mahasiswa. Beberapa pihak mendesak agar investigasi mendalam segera dilakukan untuk memastikan kronologi dan pertanggungjawaban atas insiden yang menimbulkan korban di lingkungan akademik tersebut.
#UNISBA #UNPAS #Bandung #BreakingNews #BeritaHariIni #BeritaTerkini #infoterkini #informasi #ar_wow



