Warga Desa Labbo, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, mengeluhkan pembangunan desa yang dinilai melambat setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dijalankan. Sejumlah warga menyebut anggaran desa berkurang sehingga beberapa proyek prioritas seperti perbaikan jalan dan fasilitas umum belum dapat direalisasikan.
Masyarakat mengatakan desa masih sangat bergantung pada anggaran pembangunan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan distribusi hasil pertanian. Infrastruktur yang belum memadai dinilai berdampak langsung pada kebutuhan dasar warga serta mobilitas hasil kebun masyarakat.
Selain pembangunan yang tertunda, warga juga mengaku harga sejumlah kebutuhan pokok seperti beras dan ayam mengalami kenaikan sejak program MBG berjalan. Kondisi tersebut disebut menambah beban masyarakat di tengah kebutuhan pembangunan desa yang masih banyak belum terpenuhi.
Warga turut menyoroti dugaan konflik kepentingan dalam pelaksanaan MBG di tingkat desa. Beberapa aparat desa disebut ikut terlibat dalam pengelolaan dapur MBG sehingga fungsi pengawasan dinilai kurang maksimal.
Masyarakat berharap pemerintah dapat mengevaluasi skema pendanaan dan pelaksanaan program MBG agar bantuan sosial tetap berjalan tanpa mengorbankan pembangunan desa maupun kebutuhan warga setempat.
#MBG #Sulsel #infoterkini #beritaterkini #ar_wow



