Steam Integrasikan Sistem Rating Umur IRGS Untuk Indonesia, Banyak Game Disebut Tidak Layak Distribusi

Pemerintah Indonesia resmi menghadirkan sistem klasifikasi umur Indonesia Game Rating System pada platform distribusi game digital Steam bagi pengguna di Tanah Air. Sejak April 2026, seluruh game yang tersedia di Steam mulai menampilkan rating usia, mulai dari kategori 3+, 7+, 13+, 15+, 18+, hingga Refused Classification (RC). Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan konten game yang beredar sesuai dengan kelompok usia pengguna di Indonesia.

Dalam implementasinya, setiap pengembang diwajibkan mengisi data klasifikasi melalui sistem yang tersedia agar game dapat ditampilkan di halaman toko Steam Indonesia. Game yang tidak memiliki rating atau belum melengkapi data klasifikasi berpotensi tidak muncul di pencarian pengguna lokal. Sistem ini juga memanfaatkan survei konten yang diisi oleh pengembang, yang kemudian digunakan untuk menentukan kategori usia berdasarkan unsur dalam game, seperti kekerasan, bahasa, dan konten sensitif lainnya.

Sejumlah game dilaporkan masuk dalam kategori “tidak layak distribusi” atau Refused Classification (RC). Beberapa judul yang disebut antara lain Grand Theft Auto V, Girls’ Frontline, dan Persona 5. Kategori ini diberikan pada game yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan distribusi di Indonesia, seperti mengandung kekerasan tinggi, unsur seksual, atau elemen lain yang dibatasi oleh regulasi.

Selain itu, terdapat sorotan terhadap hasil klasifikasi pada beberapa game populer yang dinilai tidak konsisten dengan kontennya. Contohnya adalah Dota 2 dan PUBG: Battlegrounds, yang disebut memiliki perbedaan penilaian usia dibandingkan dengan konten permainan. Hal ini menunjukkan bahwa sistem klasifikasi masih dalam tahap awal penerapan dan terus mengalami penyesuaian.

Penerapan sistem rating ini berdampak langsung pada ketersediaan game di Indonesia. Game yang masuk kategori RC atau belum memiliki rating berpotensi tidak ditampilkan di halaman toko Steam untuk pengguna lokal. Meski demikian, game yang telah dibeli sebelumnya tetap dapat diakses dan dimainkan seperti biasa. Kebijakan ini menjadi bagian dari penyesuaian distribusi konten digital global terhadap regulasi lokal yang berlaku di Indonesia.

#Steam #IGRS #Games #infoterkini #beritaterkini #ar_wow

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.