Rusia mengecam serangan udara yang dilakukan oleh Israel setelah sebuah bangunan yang digunakan untuk kegiatan pusat kebudayaan Rusia dilaporkan rusak akibat serangan di wilayah selatan Lebanon. Insiden tersebut terjadi di kota Nabatieh, yang menjadi salah satu wilayah yang terdampak operasi militer di kawasan tersebut.
Menurut keterangan dari lembaga kerja sama kemanusiaan Rusia, Rossotrudnichestvo, serangan udara Israel menghantam bangunan yang sebagian ruangannya digunakan sebagai pusat kegiatan budaya Rusia yang dikenal sebagai Russian House. Fasilitas tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan budaya, pendidikan, serta interaksi masyarakat.
Kepala Rossotrudnichestvo, Evgeny Primakov, menyatakan bahwa bangunan tersebut merupakan institusi sipil yang tidak digunakan untuk aktivitas militer. Ia juga melaporkan bahwa serangan tersebut menyebabkan kerusakan berat pada bangunan yang menampung kegiatan pusat kebudayaan tersebut.
Direktur pusat kebudayaan Rusia di Nabatieh, Assaad Deia, dilaporkan selamat dari insiden tersebut. Tidak ada laporan korban jiwa terkait serangan yang menghantam fasilitas tersebut.
Kedutaan Rusia di Lebanon juga menyampaikan bahwa bangunan yang digunakan untuk kegiatan budaya dan kemanusiaan mengalami kerusakan akibat serangan udara tersebut. Sementara itu, kantor perwakilan pusat kebudayaan Rusia di Beirut dilaporkan tetap beroperasi dan terus melakukan koordinasi setelah kejadian tersebut.
#Rusia #Nabatieh #beritaterkini #infoterkini #ar_wow



