Benua Australia tercatat bergerak sekitar 7 sentimeter ke arah utara setiap tahunnya. Pergerakan ini merupakan bagian dari dinamika lempeng tektonik yang terus berlangsung di bawah permukaan Bumi. Data geodesi dan pengukuran GPS satelit internasional menunjukkan pergeseran tersebut terjadi secara konsisten dari tahun ke tahun.
Australia berada di atas Indo-Australian Plate, salah satu lempeng tektonik aktif di dunia. Lempeng ini bergerak akibat proses konveksi di mantel Bumi yang mendorong dan menarik kerak bumi secara perlahan. Dibandingkan dengan beberapa lempeng besar lainnya, laju pergerakan Australia tergolong relatif cepat.
Para ahli geologi menjelaskan bahwa interaksi dengan lempeng di kawasan Samudra Pasifik dan sekitarnya turut memengaruhi arah gerak ke utara. Tekanan di batas lempeng menyebabkan daratan Australia terus melaju dalam jangka waktu panjang. Dalam kurun waktu 10 tahun, pergeseran posisi geografisnya dapat mencapai sekitar 70 sentimeter.
Meski terlihat kecil setiap tahun, akumulasi pergeseran ini berdampak pada sistem yang membutuhkan akurasi tinggi. Koordinat peta nasional dan sistem navigasi satelit harus diperbarui secara berkala agar tetap sesuai dengan posisi aktual daratan. Tanpa penyesuaian tersebut, perbedaan posisi dapat mencapai puluhan sentimeter.
Pemantauan pergerakan lempeng tektonik dilakukan secara berkelanjutan melalui jaringan satelit dan stasiun pengamatan darat. Data tersebut menjadi bagian penting dalam penelitian kebumian, pemetaan global, serta pengembangan sistem mitigasi risiko geologi di masa depan.
#FaktaSains #Australia #beritaterkini #infoterkini #ar_wow



