Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan ini diambil melalui sidang isbat yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat. Penetapan ini menjadi acuan resmi bagi seluruh umat Islam di Indonesia untuk memulai ibadah puasa.
Sidang isbat dipimpin langsung oleh Menteri Agama dan dihadiri oleh sejumlah pejabat serta ahli hisab dan rukyat. Dalam sidang ini, pemerintah memantau posisi hilal menggunakan dua metode, yaitu hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal secara langsung).
Dengan penetapan tanggal ini, masyarakat dapat mempersiapkan kegiatan sahur, buka puasa, dan ibadah lainnya secara tertib. Keputusan berlaku secara nasional agar seluruh wilayah di Indonesia memiliki kepastian awal puasa yang sama.
Penetapan awal Ramadhan juga mengacu pada kriteria kesepakatan MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Menurut aturan, 1 Ramadhan ditetapkan jika hilal minimal 3° dengan elongasi 6,4°, sehingga memastikan keseragaman penentuan awal puasa di wilayah anggota.
Hasil sidang isbat diumumkan secara resmi melalui konferensi pers dan kanal resmi pemerintah. Masyarakat diimbau mengikuti pengumuman tersebut sebagai pedoman resmi agar ibadah puasa dilakukan sesuai syariat Islam.
#Ramadhan1447H #SidangIsbat #Puasa #beritaterkini #ar_wow



