Seorang pemburu meteorit asal Afrika Utara, Ali Benamar, melaporkan penemuan meteorit besi berukuran besar di Gurun Sahara. Batu antariksa ini menarik perhatian karena ukurannya yang tidak biasa dan jenisnya yang tergolong jarang ditemukan.
Penemuan dilakukan saat Benamar melakukan ekspedisi rutin pencarian meteorit di wilayah padang pasir. Meteorit yang ditemukan memiliki permukaan logam dan dikategorikan sebagai meteorit besi, berbeda dari meteorit berbatu yang lebih umum.
Gurun Sahara dikenal sebagai salah satu wilayah utama penemuan meteorit di dunia. Iklim kering dan bentang alam terbuka membuat batuan luar angkasa lebih mudah teridentifikasi dan tetap terawetkan dalam jangka waktu lama. Kondisi ini juga mempermudah para ilmuwan dalam melakukan observasi awal di lapangan.
Hingga saat ini, meteorit tersebut belum tercatat secara resmi dalam basis data ilmiah internasional. Proses verifikasi sedang berlangsung untuk menentukan komposisi, massa, usia, dan asal-usul meteorit. Hasil analisis ini nantinya akan membantu penelitian astronomi dan ilmu kebumian lebih lanjut.
#Meteorit #GurunSahara #beritaterkini #infoviral #ar_wow



