Seekor anjing pelacak K9 milik Polda Riau bernama Reno gugur saat menjalankan tugas dalam operasi pencarian korban tanah longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Kejadian ini berlangsung ketika tim SAR masih melakukan penyisiran di sejumlah titik yang terdampak bencana. Informasi mengenai gugurnya Reno dikonfirmasi melalui laporan kepolisian yang telah diberitakan berbagai media nasional.
Unit K9 dilibatkan untuk mendukung proses pencarian di medan yang sulit dijangkau. Dalam operasi tersebut, Reno ditugaskan membantu mendeteksi potensi keberadaan korban yang tertimbun material longsor. Peran K9 dinilai penting untuk memetakan area yang membutuhkan penanganan lebih cepat oleh tim penyelamat.
Menurut laporan yang sama, Reno aktif bergerak di lapangan bersama petugas SAR sejak awal operasi. Kondisi medan yang tidak stabil serta cakupan area pencarian yang luas membuat proses penyisiran membutuhkan tenaga tambahan dengan kemampuan khusus. K9 digunakan untuk memaksimalkan peluang menemukan korban di lokasi yang sulit diakses manual.
Saat menjalankan tugasnya, Reno mengalami kelelahan berat. Petugas yang mendampingi segera memberikan penanganan di lokasi, namun upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Tim kemudian mengevakuasi tubuh Reno dari area pencarian sebelum melanjutkan operasi SAR yang masih berlangsung.
Polda Riau menyampaikan bahwa Reno merupakan anjing pelacak yang telah beberapa kali diterjunkan dalam operasi pencarian dan pertolongan sebelumnya. Reno mengikuti pelatihan khusus dan menjadi bagian dari unit K9 yang kerap diperbantukan dalam penanganan bencana di berbagai wilayah. Hingga saat ini, operasi pencarian korban longsor di Agam masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai instansi.
#K9 #PoldaRiau #Bencana #SAR #Agam #BeritaTerkini #infoterkini #beritaviral #infoviral #fyp #informasi #ar_wow



