Bank Indonesia menargetkan implementasi sistem pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dapat digunakan di China dan Korea Selatan pada tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperluas kerja sama pembayaran lintas negara guna mendukung kemudahan transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri.
Pengembangan QRIS lintas negara dilakukan melalui kolaborasi dengan otoritas keuangan di masing-masing negara. Inisiatif ini juga sejalan dengan tren integrasi sistem pembayaran digital di kawasan Asia, yang mendorong transaksi lebih cepat, praktis, dan efisien.
Implementasi QRIS di Korea Selatan dipastikan mulai berlaku pada April 2026. Kesepakatan ini dicapai antara Bank Indonesia dan Bank of Korea terkait penggunaan sistem pembayaran berbasis QR code lintas negara.
Melalui integrasi tersebut, pengguna dari kedua negara dapat melakukan transaksi secara langsung menggunakan aplikasi pembayaran masing-masing. Sistem ini juga memungkinkan pembayaran dilakukan tanpa perlu menukar mata uang secara manual, karena proses konversi dilakukan secara otomatis oleh sistem.
Sementara itu, implementasi QRIS di China masih dalam tahap pengembangan dan uji coba. Proses ini dilakukan secara bertahap melalui kerja sama antara Bank Indonesia dan otoritas terkait di China.
Bank Indonesia menargetkan penerapan QRIS di China tetap dapat terealisasi dalam kurun waktu tahun 2026. Namun, hingga saat ini belum ada tanggal pasti yang diumumkan terkait peluncuran resmi sistem tersebut.
Dengan adanya perluasan ini, QRIS diharapkan dapat memperkuat konektivitas sistem pembayaran regional serta mendukung aktivitas ekonomi lintas negara yang semakin meningkat.
#QRIS #Indonesia #infoterkini #beritaterkini #ar_wow



