Organisasi Muhammadiyah berencana mengembangkan hutan di lahan wakaf sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan alam dan mendukung pelestarian lingkungan. Program tersebut diperkenalkan melalui peluncuran Hutan Wakaf Pendidikan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Semarang.
Program ini dijalankan melalui kerja sama sejumlah pihak di lingkungan Muhammadiyah, termasuk lembaga yang bergerak di bidang lingkungan dan pengelolaan wakaf. Lahan wakaf yang digunakan memiliki luas sekitar 3.000 meter persegi dan direncanakan menjadi kawasan penghijauan sekaligus konservasi lingkungan.
Kawasan hutan wakaf tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk penanaman berbagai jenis pohon dan tanaman hijau. Selain berfungsi sebagai area konservasi, lokasi itu juga diproyeksikan menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan dan pengelolaan alam secara berkelanjutan.
Pihak penyelenggara menyebut program hutan wakaf ini menjadi salah satu langkah dalam menghadapi dampak perubahan iklim serta mendukung gerakan penghijauan di lingkungan pendidikan. Program tersebut juga diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan lahan wakaf yang tidak hanya memiliki nilai sosial dan pendidikan, tetapi juga manfaat ekologis.
Peluncuran program dilakukan di lingkungan kampus Universitas Muhammadiyah Semarang dengan melibatkan civitas akademika dan sejumlah perwakilan organisasi Muhammadiyah. Kegiatan tersebut turut diisi dengan penanaman pohon sebagai simbol dimulainya pengembangan kawasan hutan wakaf.
#Muhammadiyah #HutanWakaf #infoterkini #beritaterkini #ar_wow



