Pemerintah Berencana Tutup Jurusan Yang Tidak Relevan Dengan Industri

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) berencana mengevaluasi sejumlah program studi (prodi) yang dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan dunia kerja di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian sistem pendidikan tinggi dengan kebutuhan sektor strategis nasional.

Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, menyebut evaluasi dilakukan terhadap program studi yang mengalami kelebihan lulusan atau memiliki tingkat penyerapan kerja yang rendah. Menurutnya, sejumlah prodi nantinya akan dipilah berdasarkan relevansinya terhadap kebutuhan industri dan arah pembangunan nasional.

Pemerintah menilai saat ini terdapat ketidakseimbangan antara jumlah lulusan perguruan tinggi dengan kebutuhan tenaga kerja di beberapa bidang tertentu. Kondisi tersebut dinilai menyebabkan banyak lulusan kesulitan terserap di dunia kerja karena tidak sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Kemendiktisaintek juga menyebut penyesuaian program studi akan diarahkan untuk mendukung sektor prioritas nasional. Beberapa bidang yang menjadi fokus antara lain kesehatan, digitalisasi, energi, ketahanan pangan, maritim, pertahanan, hingga manufaktur maju.

Meski demikian, pemerintah menegaskan penutupan program studi bukan menjadi langkah utama. Evaluasi akan dilakukan terlebih dahulu sebelum menentukan kebijakan lanjutan terhadap program studi yang dinilai kurang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

#Pendidikan #Kuliah #infoterkini #beritaterkini #ar_wow

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.