Anggaran laundry rumah jabatan Gubernur Kalimantan Timur sebesar Rp450 juta per tahun menjadi sorotan warganet setelah data tersebut muncul dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) 2026 Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Besaran anggaran itu ramai diperbincangkan di media sosial karena dinilai cukup besar untuk layanan pencucian.
Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan rincian penggunaan anggaran tersebut. Topik itu pun menjadi perbincangan publik setelah tangkapan layar data pengadaan beredar luas di berbagai platform media sosial.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kemudian memberikan klarifikasi terkait anggaran tersebut. Plt Kepala Biro Umum Setdaprov Kaltim, Astri Intan Nirwany, menyebut dana itu bukan diperuntukkan khusus bagi pakaian pribadi gubernur, melainkan untuk kebutuhan operasional laundry enam gedung di kawasan rumah jabatan gubernur.
Menurut penjelasan Pemprov Kaltim, layanan laundry tersebut mencakup pencucian karpet, gorden, bed cover, taplak meja, perlengkapan jamuan, hingga fasilitas guest house yang berada di lingkungan rumah jabatan gubernur. Fasilitas tersebut disebut rutin digunakan untuk kegiatan pemerintahan, penerimaan tamu daerah, serta berbagai agenda masyarakat.
Pemprov Kaltim juga menyatakan angka Rp450 juta itu masih berupa rencana anggaran yang tercantum dalam SiRUP 2026 dan masih dapat berubah sesuai evaluasi serta kebijakan anggaran daerah.
#Kaltim #beritaindonesia #infoterkini #beritaterkini #ar_wow



