Muhammadiyah berencana membangun pabrik cairan infus berteknologi Italia sebagai bagian dari penguatan sektor industri kesehatan. Rencana tersebut disampaikan oleh Muhadjir Effendy, dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.
Pabrik ini akan dibangun di Mojokerto, Jawa Timur. Fasilitas produksi tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada 2028. Dalam pengembangannya, Muhammadiyah akan menggunakan teknologi dan peralatan dari Italia yang dikenal memiliki standar kualitas tinggi dalam industri alat kesehatan.
Selain memproduksi cairan infus, pabrik ini juga direncanakan untuk menghasilkan berbagai produk alat kesehatan lainnya, seperti jarum medis dan alat sekali pakai. Produksi tersebut diarahkan untuk mendukung kebutuhan layanan kesehatan yang berada dalam jaringan Muhammadiyah.
Saat ini, Muhammadiyah diketahui memiliki lebih dari 130 rumah sakit serta ratusan klinik yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran pabrik ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan internal fasilitas kesehatan tersebut.
Pembangunan pabrik cairan infus ini menjadi salah satu langkah konkret Muhammadiyah dalam mengembangkan sektor kesehatan, khususnya dalam penyediaan alat medis berbasis produksi dalam negeri dengan dukungan teknologi internasional.
#Muhammadiyah #IndustriKesehatan #infoterkini #beritaterkini #ar_wow

