Dua Konten Kreator Resbob Dan Bigmo Jadi Tersangka Dugaan Kasus Pencemeran Nama Baik Azizah Salsha

Dua kreator konten populer, Adimas Firdaus alias Resbob dan Muhammad Jannah alias Bigmo, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terhadap selebgram Azizah Salsha. Penetapan status tersangka dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri setelah melalui proses penyelidikan dan gelar perkara.

Kasus ini bermula dari unggahan Resbob dan Bigmo di platform media sosial yang menuding kehidupan pribadi Azizah Salsha. Tuduhan tersebut kemudian dinilai merugikan dan mencemarkan nama baik selebgram tersebut. Berdasarkan laporan yang diajukan pada 12 Agustus 2025, pihak kepolisian mulai melakukan penyelidikan terkait konten-konten yang viral di kalangan pengguna media sosial.

Sebelum penetapan tersangka, kepolisian sempat memfasilitasi mediasi antara kedua pihak. Dalam proses itu, Resbob dan Bigmo disebut sempat menyampaikan permintaan maaf kepada Azizah Salsha. Namun, mediasi tidak membuahkan kesepakatan sehingga proses hukum tetap dilanjutkan.

Kasus ini menjerat keduanya di bawah dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) terkait pencemaran nama baik melalui media elektronik. Hingga saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kedua kreator konten tersebut.

Azizah Salsha, yang juga dikenal sebagai putri politisi Andre Rosiade dan mantan istri pesepak bola Timnas Indonesia Pratama Arhan, menyatakan laporan dibuat untuk melindungi reputasi dan nama baiknya. Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut isu pribadi yang ramai diperbincangkan di media sosial.

#kontenkreator #beritaindonesia #beritaterkini #infoterkini #ar_wow

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.