Perjanjian Nuklir Amerika Dan Rusia Bubar, Dunia Hadapi Ancaman Senjata Nuklir

Perjanjian New Strategic Arms Reduction Treaty (New START) antara Amerika Serikat dan Rusia resmi berakhir pada 5 Februari 2026. Kesepakatan yang ditandatangani pada 2010 ini membatasi jumlah senjata nuklir strategis, sistem peluncur, hulu ledak, serta mengatur mekanisme inspeksi bersama antar kedua negara. Dengan berakhirnya perjanjian, pengawasan resmi terhadap arsenal nuklir mereka dihentikan.

Sebelumnya, New START sempat diperpanjang lima tahun oleh Presiden Joe Biden dan Presiden Vladimir Putin, hingga mencapai tenggat akhir 2026. Perjanjian ini menjadi satu-satunya mekanisme yang mengikat kedua negara untuk transparansi dan kontrol senjata nuklir strategis.

Berakhirnya perjanjian menimbulkan perhatian global. Tanpa batasan resmi, kedua negara kini tidak terikat pada jumlah senjata nuklir tertentu. Mekanisme pertukaran data, inspeksi lapangan, dan pelaporan rutin yang selama ini dijalankan pun dihentikan.

New START merupakan bagian dari upaya pengendalian senjata nuklir sejak akhir Perang Dingin, saat Amerika Serikat dan Rusia menyimpan sebagian besar arsenal nuklir dunia. Berakhirnya perjanjian ini menandai periode baru bagi pengelolaan senjata nuklir global.

#NewSTART #Nuklir #beritaterkini #infoviral #ar_wow

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.