Presiden Prabowo Subianto menyetujui rencana pemanfaatan Bandara Kertajati di Jawa Barat sebagai pusat maintenance, repair, and overhaul (MRO) atau bengkel perawatan pesawat C-130 Hercules. Rencana tersebut muncul setelah pemerintah Amerika Serikat menawarkan kerja sama kepada Indonesia untuk menjadikan Kertajati sebagai lokasi layanan pemeliharaan Hercules bagi kawasan Asia.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan tawaran itu disampaikan langsung oleh Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth dalam pertemuan bilateral pada April 2026. Dalam kerja sama tersebut, Amerika Serikat disebut siap mendukung pembangunan fasilitas perawatan pesawat Hercules di Indonesia.
Menurut Sjafrie, hingga saat ini Amerika Serikat belum memiliki fasilitas pemeliharaan regional untuk pesawat Hercules di kawasan Asia. Karena itu, Indonesia dinilai memiliki posisi strategis untuk menjadi pusat layanan perawatan pesawat C-130 Hercules yang digunakan oleh puluhan negara.
Bandara Kertajati dipilih karena memiliki area yang luas dan dinilai mampu mendukung pengembangan fasilitas perawatan pesawat berskala besar. Selain itu, proyek tersebut diharapkan dapat meningkatkan aktivitas operasional Bandara Kertajati yang selama ini belum berjalan optimal sejak mulai beroperasi.
Pemerintah menegaskan kerja sama tersebut berfokus pada sektor teknis dan industri penerbangan. Fasilitas yang direncanakan di Kertajati disebut akan digunakan untuk kegiatan pemeliharaan dan perawatan pesawat, bukan sebagai pangkalan militer asing di Indonesia.
Pesawat C-130 Hercules sendiri merupakan pesawat angkut militer yang digunakan oleh lebih dari 50 negara di dunia. Dengan adanya fasilitas MRO di Kertajati, Indonesia berpotensi menjadi salah satu pusat layanan pemeliharaan Hercules di kawasan Asia.
#Prabowo #Kertajati #infoterkini #beritaterkini #ar_wow



