Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai diperluas ke lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan). Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) menyebut sebanyak 36 dapur MBG saat ini tengah disiapkan dan ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Mei 2026.
Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi mengatakan pembangunan dapur tersebut telah mencapai sekitar 90 persen. Puluhan dapur itu tersebar di berbagai wilayah dan akan digunakan sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mendukung pelaksanaan program MBG.
Menurut Mashudi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan turut mendukung program tersebut dengan menyediakan lahan di area lapas dan rutan. Dari sejumlah lokasi yang diusulkan, sebanyak 36 titik telah mendapatkan persetujuan untuk segera dioperasikan.
Selain penyediaan fasilitas, operasional dapur nantinya juga akan melibatkan warga binaan. Mereka akan bekerja bersama tenaga profesional setelah melalui proses asesmen, termasuk pemeriksaan kesehatan dan evaluasi kemampuan kerja.
Pemerintah menyebut keterlibatan warga binaan dalam program ini tidak hanya mendukung operasional dapur MBG, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan keterampilan di lingkungan pemasyarakatan. Sebelumnya, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga menyampaikan bahwa sejumlah dapur di lapas dan rutan telah memperoleh sertifikat laik higienis guna menunjang pelaksanaan program tersebut.
Program MBG sendiri merupakan salah satu program nasional yang difokuskan pada penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat. Pemerintah terus memperluas cakupan pelaksanaan program melalui pembangunan dapur pelayanan di berbagai daerah dan instansi.
#MBG #FaktaTerkini #infoterkini #beritaterkini #ar_wow



