Dosen UB Berhasil Mengelolah Limbah Rambut Jagung Jadi Sunscreen SPF50

Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, Dr. Rosalina Ariesta Laeliocattleya, berhasil mengembangkan produk sunscreen SPF50 berbahan dasar limbah rambut jagung. Inovasi tersebut memanfaatkan ekstrak rambut jagung atau corn silk extract yang selama ini kerap dianggap sebagai limbah pertanian.

Produk itu diberi nama Hi-To-Go Sun Protector dan dirancang khusus untuk anak usia 4 hingga 14 tahun. Sunscreen tersebut memiliki klaim perlindungan SPF50 PA++ untuk membantu melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Dalam pengembangannya, Rosalina bekerja sama dengan PT Cedefindo melalui lini produk BOUMI milik Martha Tilaar Group. Produk juga dipadukan dengan sejumlah bahan alami lain seperti minyak atsiri dan lavender oil.

Pengembangan sunscreen berbahan rambut jagung dilakukan sebagai bagian dari upaya pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk bernilai tambah. Penelitian tersebut turut menunjukkan potensi rambut jagung sebagai bahan alami yang dapat digunakan dalam produk perawatan kulit.

Selain mengangkat nilai ekonomi limbah pertanian, inovasi ini juga menjadi salah satu bentuk pengembangan produk ramah lingkungan di bidang kosmetik dan perawatan kulit. Produk hasil penelitian tersebut disebut telah dipersiapkan untuk proses produksi lebih lanjut.

#Sunscreen #faktaterkini #infoterkini #beritaterkini #ar_wow

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.