Hujan deras berkepanjangan sejak akhir Oktober 2025 menyebabkan banjir besar di wilayah tengah Vietnam. Sejumlah provinsi seperti Thua Thien-Hue, Quang Nam, dan Da Nang menjadi daerah yang paling terdampak. Ribuan rumah dilaporkan terendam air, sementara ratusan warga harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Otoritas Vietnam menyampaikan bahwa banjir kali ini merupakan salah satu yang terparah dalam dua dekade terakhir. Pemerintah telah mengerahkan pasukan militer dan tim penyelamat untuk membantu proses evakuasi serta menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak. Perdana Menteri Phạm Minh Chính juga menginstruksikan tindakan darurat untuk mempercepat penanganan bencana dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.
Berdasarkan data dari Vietnam Disaster and Dyke Management Authority (VDDMA), sedikitnya 13 orang dilaporkan meninggal dunia dan 11 lainnya masih hilang akibat banjir dan tanah longsor. Lebih dari 120.000 rumah terendam, serta beberapa akses jalan utama terputus karena genangan dan material longsoran.
Lembaga kemanusiaan ReliefWeb melaporkan, curah hujan ekstrem yang memicu banjir disebabkan oleh sistem cuaca basah yang masih aktif di kawasan pesisir tengah. Badan Meteorologi Vietnam memperingatkan potensi hujan tambahan dalam beberapa hari ke depan yang bisa memperburuk kondisi di lapangan.
Pemerintah Vietnam mengimbau warga di daerah rawan untuk tetap waspada dan mengikuti arahan resmi otoritas terkait guna mencegah korban lebih lanjut.
#BanjirVietnam #Vietnam #BreakingNews #IklimEkstrem #BeritaTerkini #infoterkini #beritaviral #infoviral #fyp #informasi #ar_wow



