Fenomena gerhana matahari sebagian akan berlangsung pada Minggu, 21 September 2025. Peristiwa ini dapat diamati di wilayah Selandia Baru, pesisir timur Australia, sejumlah pulau di Samudra Pasifik, dan sebagian Antartika. Indonesia tidak termasuk dalam jalur pengamatan sehingga masyarakat di Tanah Air tidak dapat menyaksikan gerhana tersebut secara langsung.
Puncak gerhana diperkirakan terjadi pada pukul 19.43 UTC atau sekitar pukul 02.43 WIB, Senin dini hari. Pada fase maksimum, sekitar 85 persen permukaan Matahari akan tertutup oleh Bulan di wilayah yang berada dalam jalur visibilitas. Tingkat kegelapan berbeda-beda tergantung lokasi pengamatan.
Gerhana matahari sebagian ini menjadi salah satu dari rangkaian fenomena gerhana yang tercatat sepanjang tahun 2025. Selain gerhana bulan, tahun ini juga diwarnai beberapa peristiwa astronomi lain yang telah dijadwalkan dalam kalender internasional.
Menurut catatan Time and Date, data perhitungan posisi Matahari dan Bulan digunakan untuk menentukan jalur pengamatan serta waktu puncak gerhana. Kalender astronomi internasional ini biasanya menjadi rujukan bagi para peneliti, pengamat langit, maupun masyarakat yang tertarik dengan fenomena astronomi.
#GerhanaMatahari #Astronomi #BeritaTerkini #infoterkini #beritaviral #infoviral #informasi #ar_wow



