Studi Terbaru: Emisi Karbon Teknologi AI Global Kini Setara Kota New York

Sebuah studi ilmiah terbaru mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai dampak ekologis dari pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Riset tersebut mengestimasi bahwa emisi karbon yang dihasilkan oleh operasional AI secara global saat ini telah setara dengan total emisi tahunan Kota New York.

Selain konsumsi energi, riset ini juga memaparkan bahwa tingkat penggunaan air yang dialokasikan untuk mendinginkan pusat data (data center) diperkirakan sebanding dengan seluruh konsumsi air minum kemasan dunia dalam setahun. Lonjakan beban lingkungan ini dipicu oleh tingginya pemrosesan komputasi yang dibutuhkan untuk melatih serta menjalankan model AI berukuran raksasa.

Perangkat komputer berspesifikasi tinggi bekerja secara terus-menerus hingga menghasilkan panas ekstrem, sehingga membutuhkan sistem pendingin berbasis air dalam volume masif. Di sisi lain, peningkatan pasokan daya listrik untuk pusat data secara tidak langsung turut mendongkrak akumulasi jejak karbon global.

Atas temuan ini, para peneliti dan pengamat lingkungan mendesak perusahaan teknologi global untuk meningkatkan transparansi penggunaan sumber daya. Pengembang AI didorong untuk segera beralih ke energi terbarukan serta menerapkan sistem pendingin yang ramah lingkungan guna menjaga keberlanjutan ekosistem bumi.

Baca Berita Lainnya Hanya di arwowindonesia


#TeknologiAI #IsuLingkungan #EmisiKarbon #PusatData #RisetLingkungan #BeritaTeknologi #KecerdasanBuatan #ar_wow

Share this post :

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Create a new perspective on life

Your Ads Here (365 x 270 area)
Latest News
Categories

Subscribe our newsletter

Purus ut praesent facilisi dictumst sollicitudin cubilia ridiculus.