Unggahan video yang menampilkan seorang konten kreator asal Kanada, Frankie MacDonald, memprediksi Indonesia bakal diguncang gempa bumi dahsyat dengan kekuatan magnitudo 7,0 hingga 9,0 viral di media sosial. Ramalan tersebut memicu keresahan dan kekhawatiran warganet.
Menanggapi fenomena viral ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh narasi spekulatif di media sosial. BMKG menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada satu pun teknologi di dunia yang mampu memprediksi waktu, lokasi, dan kekuatan gempa bumi secara pasti.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menjelaskan bahwa posisi geografis Indonesia di lintasan Ring of Fire memang membuatnya rawan aktivitas seismik. Secara statistik, Indonesia mencatat rata-rata dua kejadian gempa berkecepatan di atas M 7,0 setiap tahunnya, sehingga potensi gempa memang selalu ada tanpa perlu dikaitkan dengan ramalan spesifik.
Masyarakat diimbau untuk menyaring informasi dan mengutamakan pengumuman resmi dari lembaga pemerintah yang berwenang. Dibanding memicu kepanikan akibat prediksi tanpa dasar ilmiah, BMKG mendorong publik untuk lebih berfokus pada langkah mitigasi bencana, seperti memahami rute evakuasi mandiri serta memastikan ketahanan struktur bangunan.
#GempaBumi #BMKG #MitigasiBencana #BeritaViral #InfoGempa #Indonesia #BencanaAlam



