Di kawasan Pegunungan Putih (White Mountains), California, Amerika Serikat, terdapat sebuah pohon pinus kuno bernama Methuselah yang dinobatkan sebagai salah satu organisme hidup tertua di bumi. Meskipun keberadaannya diakui secara ilmiah, lokasi persis dari pohon legendaris ini dijaga ketat dan dirahasiakan dari publik.
Methuselah merupakan spesies pohon pinus bristlecone besar (Pinus longaeva). Berdasarkan metode penanggalan lingkaran pohon (dendrochronology) yang dilakukan oleh para peneliti, pohon ini diperkirakan telah hidup selama lebih dari 4.850 tahun. Hal ini berarti Methuselah sudah mulai tumbuh bahkan sebelum piramida besar Giza di Mesir dibangun.
Keputusan Dinas Kehutanan Amerika Serikat (US Forest Service) untuk merahasiakan koordinat tepat di mana Methuselah tumbuh didasari oleh alasan konservasi yang kuat. Otoritas setempat mengkhawatirkan adanya ancaman vandalisme, kerusakan lingkungan akibat lonjakan wisatawan, atau tindakan pengunjung yang nekat memotong bagian pohon untuk dijadikan suvenir.
Spesies pinus bristlecone sendiri dikenal memiliki adaptasi luar biasa untuk bertahan hidup di lingkungan ekstrem yang kering, dingin, dan berangin kencang pada ketinggian di atas 3.000 meter. Pertumbuhannya yang sangat lambat membuat kayunya menjadi sangat padat dan mengandung banyak resin, sehingga memiliki ketahanan tinggi terhadap serangan hama, jamur, serta pelapukan.
Hingga saat ini, area Pegunungan Putih tetap dibuka untuk umum, namun para pendaki hanya diperbolehkan melintasi jalur resmi tanpa pernah diberikan petunjuk mengenai pohon Methuselah yang asli guna memastikan kelestariannya di masa depan.
Baca artikel lainnya hanya di arwow
#Methuselah #PohonTertua #KonservasiAlam #California #FaktaSains #Botani #HutanLindung



