Fenomena langit berwarna merah sempat terjadi di wilayah Australia Barat saat mendekatnya Siklon Tropis Narelle pada akhir Maret 2026. Peristiwa ini dilaporkan muncul ketika angin kencang dari sistem siklon mulai memengaruhi daratan, terutama di kawasan pesisir yang terdampak langsung oleh kondisi cuaca ekstrem.
Langit merah tersebut terlihat pada 29–30 Maret 2026, bersamaan dengan meningkatnya intensitas angin dan perubahan kondisi atmosfer. Sejumlah wilayah mengalami penurunan jarak pandang akibat debu yang terbawa ke udara dalam jumlah besar.
Perubahan warna langit terjadi akibat debu dari permukaan tanah kering yang mengandung oksida besi terangkat oleh hembusan angin kencang. Partikel debu tersebut kemudian menyebar di atmosfer dan berinteraksi dengan cahaya matahari, sehingga menghasilkan tampilan warna merah pekat di langit.
Kondisi ini diperkuat oleh keberadaan awan tebal yang menyaring cahaya, membuat warna merah tampak lebih intens dan merata di sejumlah wilayah. Fenomena serupa dapat terjadi dalam kondisi badai tertentu, terutama di daerah dengan karakteristik tanah kering dan berdebu.
Selain perubahan visual pada langit, siklon ini juga memicu dampak lain seperti angin kencang, hujan lebat, serta gangguan terhadap aktivitas masyarakat di wilayah terdampak. Fenomena langit merah tersebut merupakan bagian dari efek atmosfer yang dapat muncul selama badai tropis dengan intensitas tinggi.
#LangitMerah #Australia #SiklonNarelle #beritaterkini #ar_wow



